Jumat, Oktober 30, 2020
Beranda Cilegon Bunuh Pacar dengan Racun Tikus, Pria Asal Serang Akhirnya di Ringkus

Bunuh Pacar dengan Racun Tikus, Pria Asal Serang Akhirnya di Ringkus

Fokus Berita, Cilegon- Aparat kepolisian di Kota Cilegon, baru saja mengungkap misteri pembunuhan. 
Nasib naas dialami oleh janda anak satu EN (24) yang tewas setelah dibunuh pacarnya menggunakan racun tikus. 


Sementara pelaku berinisial FR (28) yang juga satu Desa dengan korban merupakan warga Desa Ujung Tebu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, Banten itu nekat tega membunuh pacarnya sendiri lantaran tak mau bertanggungjawab setelah pacar diketahui sedang hamil.


Kapolresta Cilegon Sigit Haryono mengatakan, kasus pembunuhan tersebut terjadi pada Jum’at (11/9/2020) pekan lalu, sekitar pukul 18:00 WIB di Pantai Cibeureum, Desa Kamasan, Kecamatan Cinangka, Kabupaten.


“Mereka berpacaran dan sama-sama tinggal di Ciomas, Serang. Kemudian korban hamil dan dibunuh mengggunakan racun tikus,”kata Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono, kepada wartawan saat menggelar konferensi pers, Kamis (17/9/2020) sore.
Sebelum pembunuhan terjadi, Sigit juga mengungkapkan, pelaku dan korban mengendarai motor mencari bidan praktek untuk cek kehamilan di Cinangka. Hasil pengecekan, korban ternyata hamil 4 minggu atau satu bulan.


“Setelah keluar kemudian naik motor berdua menuju ke pantai, selama perjalanan itu cekcok. Korban meminta pertanggung jawaban atas kehamilan tersebut, pelaku FR tidak mengakui, memang pernah berhubungan tapi menurut yang bersangkutan tidak mungkin hubungan itu bisa membuat hamil,” ujarnya
Pelaku kemudian membawa korban ke saung di pantai Cibereum, Cinangka. Di sana, korban diberikan minuman yang sudah dicampur racun tikus dengan alasan jamu untuk menggugurkan kandungan.


“Akhirnya di situ tersangka kemudian mencekik, di situ sudah mulai pusing-pusing, oleh yang bersangkutan (pelaku) diseret ke pantai, pada saat diseret korban mengeluh sakit dan ada yang mendengar nelayan yang sedang mencari ikan di pantai,” ungkap Kapolres.


Aksi pelaku ketahuan warga. Warga kemudian berteriak meminta tolong kepada warga lain bahwa ada tindakan percobaan pembunuhan.
“Korban oleh warga setempat sempat ditolong dan dibawa ke rumah sakit, sesampainya di rumah sakit korban sudah meninggal,” tambahnya
Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 338 subsider 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman penjara maksimal seumur hidup.


“Jadi pelaku ini kita kenakan pasal pembunuhan berencana dengan dengan ancaman hukuman minimal 15-20 dan maksimal seumur hidup,” tegasnya. (read/fbb/Anwar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Aksi Unjuk Rasa Tolak UU Ciptaker di Serang Berujung Ricuh

Fokus Berita, Serang- Aksi unjuk rasa mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Geger Banten melakukan unjuk rasa menolak...

Jelang Pilkada Serentak 2020, Simak Visi dan Misi Dua Paslon Bupati Serang

Fokus Berita, Serang- Pelaksanaan Pemilhan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Serang sudah memasuki tahapan kampanye. Dua pasangan calon...

Korwil Himapindo Banten ajak Mahasiswa jadi Pengusaha sebelum Sarjana

Fokus Berita, Serang- Koordinatir wilayah (Korwil) Himpunan Mahasiswa Pengusaha Muda Indonesia (Himapindo) Indra Bayu, mengatakan pihaknya berkomitmen...

Pemkab Serang Berikan Paket Sembako untuk Warga Isolasi Mandiri

Fokus Berita, Serang- Di tengah pandemi, Dinas Sosial Kabupaten Serang menyalurkan bantuan kepada korban COVID-19 yang tengah...

Recent Comments